Monday, 24 March 2014

bersabar dan bertahan rencah perjuangan



Hari ini masih kuat
esok mungkin lemah menjengah
usah mendabik dada pada kekuatan hari ini
kerana mungkin esok kelemahan mengundang nestapa

bersabar dan bertahan rencah perjuangan
ada yang kurang memahaminya
apa guna bersabar dan bertahan?
adakah bermaksud meninggalkan usaha?
sedangkan
mata menjadi saksi
siang menjadi saksi
malam menjadi saksi
usaha tidak mengenal masa
longlai langkah
keletihan menerpa
destinasi di sana
masih terasa jauh
sedangkan kudrat yang ada
sedikit tersisa

wajah anak-anak
wajah sahabat
wajah perjuangan
wirid dan zikir penenang

terasa ingin ku gulung karpet perjalanan
agar langkahku boleh melepasi tinggi gunung
biar laju
segera tiba di destinasi

tetapi
tidak ku lupa
aturan Allah
ingin hamba-NYA meneleku
memohon dan merintih
tidak putus-putus

kerana hanya dengan izin-NYA
kita bisa tiba di sana

Monday, 10 February 2014

Naungan CINTA ALLAH



Naungan CINTA ALLAH


Firman Yang Maha Pengasih,

'Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah' (Al-Baqarah : 165)


Apakah yang akan menghantar kita kepada rasa cinta kepada Maha Pemilik Cinta?

Mahabbatullah (Cinta kepada ALLAH) … faktor terbesar yang mampu mempengaruhi dan menentukan kadar interaksi seorang hamba kepada Penciptanya adalah ma'rifah (pengetahuan dan pengenalan tentang-NYA)


Bagaimanakah kita tahu cara Allah memperkenalkan diri kepada hamba-NYA?

Pesan Syeikh Ibn 'Athaillah, 'Manakala Allah memberimu anugerah, maka bererti DIA memperlihatkan belas kasih-NYA kepadamu. Apabila DIA menahan pemberian untukmu, maka bererti DIA memperlihatkan kekuasaan-NYA kepadamu. Dan pada semua kondisi itu, DIA memperkenalkan diri kepadamu serta menghadapimu dengan kelembutan-NYA'


Al-Hafizh Ibnu Rajab berkata,

'Tidak ada kekuatan bagi hati dan ruh, dan tidak ada pula makanan yang tepat bagi keduanya selain ma'rifatullah (mengenal ALLAH) dan mengetahui keagungan serta kebesaran Allah. Dengan ma'rifah, muncullah rasa takut, mengagungkan, senang dan cinta kepada ALLAH. Dengan ma'rifah pula, muncul pula rasa rindu ingin bertemu dan menerima dengan ikhlas semua keputusan-keputusan-NYA'


Hamba Allah yang mengaku mengenal ALLAH, akan kelihatan kesan ma'rifah pada zahir perbuatan dan tingkahlakunya. Bukan hanya sekadar perkataan yang menghiasi di bibir-bibir dan setakat berada di akal sahaja. Lihat pada realiti kehidupan hamba ALLAH tersebut. Adakah beliau menerima dengan ikhlas, ataupun seolah-olah melepaskan kemarahan kepada Pencipta di atas kesusahannya, enggan berbakti dan berdakwah, berjihad di jalan-NYA sebagai seorang daie dengan pelbagai alasan ujian ALLAH serta sering menyalahkan orang lain di atas keperitan yang ditanggungnya tanpa rasa takut, taqwa dan mengagungkan ALLAH.

Adakah itu bermaksud hanya jika ALLAH memberikan kelapangan berupa rezeki yang banyak, maka hamba-NYA akan kembali cergas menegakkan agama-NYA? Semoga kita sama-sama memeriksa hati dan diri kita adakah kita IKHLAS berjuang di atas jalan-NYA, menegakkan agama-NYA di saat susah dan senang… kerana bimbang jika kita diberikan kesenangan dan diuji dengan kemewahan, maka kita semakin jauh daripada jalan menuju ALLAH…

janganlah meletakkan sebarang SYARAT kepada ALLAH untuk berjuang menegak agama-NYA...

Wahai hamba ALLAH yang menyatakan kecintaan kepada Allah, ingatlah firman Maha Pengasih,

'Katakanlah, 'Siapalah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan'. Maka mereka menjawab, 'Allah'. Maka katakanlah, 'Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-NYA)?'
(Yunus : 31)

Moga isteri, suami, anak, rumah, pekerjaan, wang dan sebagainya bukan penghalang kita untuk teruskan berjuang di atas jalan dakwah ini.


Sunday, 2 February 2014

Mahabbah itu cinta...



Mahabbah itu cinta…


Hari cuti dipenuhi dengan aktiviti santai bersama si kecil…
melayan cerita ceriti…
terhibur mendengar suara comel menceritakan sesuatu dengan memek muka yang sungguh 'cute' dan sangat bersungguh-sungguh dalam bercerita… (dah tulis bersungguh-sungguh, diletakkan 'sangat' lagi untuk menta'kidkan… ;-) )

melihat wajah si kecil
tiada apa-apa dosa
timbul suatu rasa yang sangat indah, penuh cinta
terima kasih wahai Pencipta
yang menciptakan insan
dari bayi
kanak-kanak
membesar menjadi dewasa
ya…
si kecil yang sungguh menghiburkan
membasuh noda
memadam duka
menyembuhkan luka

ku penuhi lagi
cuti yang singkat ini
dengan aktiviti mencambah idea
meluaskan bacaan dunia
agar tidak sempit minda

… satu-satu buku… kitab… ku belek, ku teliti
alhamdulillah, satu nikmat
apabila diberikan masa untuk membaca
terima kasih wahai Penciptaku
di atas kelapangan yang Engkau berikan

moga segala bacaan ini
menambahkan lagi rasa cinta kepada-MU
menambahkan lagi rasa taqwa

Dimensi Tasawuf HAMKA… menarik bukunya, tulisan Dr Abdul Rauf
HAMKA mengutip perkataan Imam Ghazali, 'Bekal yang harus dimiliki seseorang yang ingin mengkaji tasawuf adalah memahami tauhid secara mendalam, hukum-hukum agama dan syariat, sehingga tidak tunduk kepada perasaan kosong yang tidak berdasarkan ilmu'

Jadi, pandangan HAMKA selari dengan Imam al-Ghazali bahawa tasawwuf tidak dapat dipisahkan dari syariah dan tauhid, bahkan kedua terakhir mesti menjadi penyokong utama. demikian pula dengan syariah dan fiqh menjadi kosong dan tidak bermakna jika tidak disertakan dengan tasawwuf. hubungan erat itu dapat dinyatakan, bahawa syariat merupakan riadah; alat latihan bagi ahli sufi untuk bertasawwuf.

HAMKA menjelaskan lagi kedudukan tasawwuf, 'dengan pelajaran tasawwuf, kita melembutkan hati, melapangkan jalan dan meluaskan pandangan, yang didasarkan kepada cinta (mahabbah) dan sinar batin (isyraq) dan seandainya jiwa ini tidak diisi dengan tasawwuf, kita hanya sekadar mengaji feqah, halal dan haram, dengan tidak kita sedari waktu kita akan habis di dalam pertengkaran mempertahankan faham masing-masing atau perdebatan yang tidak berkesudahan'.

hmm… yang sungguh benar… ku juga telah mendengar dan melihat perdebatan-perdebatan begini… ramai yang tidak memahami tasawwuf, atau memahami tasawwuf dari sudut yang sempit… dan pelbagai alasan lain…


…Madarijus Salikin… Pendakian Menuju Allah…



Thursday, 23 January 2014

ku milik-MU

Ku Milik-MU




ini satu lagi lagu yang membahagiakan

Wahai Allah, aku milik-MU
bukan milik makhluk-MU


Lirik Lagu Ku MilikMu – Maher Zain
Kuberdoa
Dengan jiwa dan tubuhku
Setiap hari sepanjang hidupku
Dengan napasku
Aku berjanji pada-Mu
Untuk hidup hanya untuk-Mu
O Allah!
Kau bangkitkan jiwaku
Cahaya-Mu terangi hatiku
Hidupku,
Kupersembahkan pada-Mu
Ku milik-Mu
Ku milik-Mu
Kini kutahu rasanya
Hidup dalam cahaya kasih-Mu
Kini kutahu rasanya
Menemukan damai di hati
Seandainya semua tahu
Indahnya mengabdi pada-Mu
Seandainya semua tahu
Kasih-Mu lepaskan belenggu
Bebaskanku, kuatkanku
O Allah!
Kubersyukur pada-Mu
Walau kata tak sanggup ungkapkan
Kau buatku,
Mampu lawan keraguan
Dan tegar hadapi tantangan
Hanya Engkau
Sanggup bangkitkan jiwaku
Cahaya-Mu terangi hatiku
Dan hidupku,
Kupersembahkan pada-Mu
Ku milik-Mu
Ku milik-Mu
Kini kutahu rasanya
Hidup dalam cahaya kasih-Mu
Kini kutahu rasanya
Menemukan damai di hati
Seandainya semua tahu
Indahnya mengabdi pada-Mu
Seandainya semua tahu
Kasih-Mu lepaskan belenggu
Bebaskanku, kuatkanku
Cinta, hidup, siang, malam, harta, doa semua
untuk-Mu [x2]
Dan tiada satu pun dapat bersaing dengan-Mu di hatiku
Cinta, hidup, siang, malam, harta, doa semua untuk-Mu
Kini kutahu rasanya
Hidup dalam cahaya kasih-Mu
Kini kutahu rasanya
Menemukan damai di hati
Seandainya semua tahu
Indahnya mengabdi pada-Mu
Seandainya semua tahu
Kasih-Mu lepaskan belenggu
Bebaskanku, kuatkanku





RABBI I'm YOURS


Alhamdulillah… suka sangat mendengar lagu ni
ketenangan menyusup
bahagia

Wahai Allah
aku milik-MU


(Rabbee) I’m Yours Lyrics

By: Raef
Well I’ve done-done wrong and you bet I felt it
I tried to be chill but it was so hot that I melted
I fell right through the cracks
And I’m trying to get back!
Before the cool done run out
and I’ll be giving it my bestest
And nothing’s going to help me but divine intervention
I reckon it’s again my turn…to win some or learn some!
So I won’t hesitate no more, no more
This cannot wait, I’m Yours! Rabbee I’m Yours!!
Well open up your mind and see like me
Open up your plans and man, you’re free!
Open up your heart and you’ll find love, love, love :)
Listen to my music and maybe sing with me?

I love peaceful melodies
It’s our God-forsaken right to be loved, loved, loved, loved, loved!
So I won’t hesitate no more, no more
This cannot wait I’m sure
There’s no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!
I’ve been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bending over backwards just to try to see it clearer
and my breath fogged up the glass
So I drew a new face and laughed :D
I guess what I be saying is there ain’t no better reason,
to rid yourself of vanities and just go with the season
It’s what we aim to do
Our name is our virtue!
So I won’t hesitate no more, no more
This cannot wait I’m sure
There’s no need to complicate
Our time is short
This is our fate, Rabbee! Rabbee! I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Rabbee, Rabbee, I am Yours!
Oh, Rabbee, Rabbee, I am Yours!

Bila rindu menyapa



Bila Rindu Menyapa


Bila rindu itu menyapa, terasa segar hati, terasa indahnya hari
hmm… ya…
tanpa rindu, terasa sunyi hari yang berlalu
seolah tiada erti
sepi tiada berisi

bahagianya bila rindu ada di sisi
pelukan rindu itu
membawa ketenangan
membawa kebahagiaan
tiada yang mengerti
apapun, tidak ku peduli
biar sahaja perindu dan rindu bersatu

indah kata-kata ini
"cinta adalah kegembiraan hati melihat keindahan sang kekasih.
cinta adalah sang pencinta menghilangkan sifat-sifat dirinya dan menempatkan kekasihnya pada dirinya"

ya… cinta…

bahagianya menyebut
Allah… Allah… Allah…

bahagianya terasa
Allah bersama

bahagianya terasa
Allah memerhati… menjaga kita…

bahagianya bersama-sama Allah…
mengingati Pencipta Yang Maha Pengasih Maha Lembut Maha Penyayang

Wahai Penciptaku
bahagianya bersama-sama-MU
berbicara dengan-MU
siang malam

adakah indahnya
apabila siang berlalu
tiada lagi kesibukan bersama makhluk-MU
apabila malam hadir tersenyum
bahagianya jika disibukkan untuk sujud dan rukuk pada-MU
zikir dan wirid mengingati-MU
ringanlah lisanku
ringanlah jasadku
ringanlah ingatanku
hanya mengingati-MU, menyebut nama-MU

Wahai Penciptaku
indahnya berbicara dengan-MU
bantu hamba-MU yang hina ini untuk mendekati-MU, bersama-MU, mengenali-MU
sungguh indah
indah syurga dunia bersama Pencipta, mengingati Pencipta kita

risaunya hati jika semakin hari semakin jarak hubungan dengan Maha Pencipta
ayuh sama-sama menempuh jalan menuju Pencipta kita
mudahkan lah ya Allah…
mudahkanlah… ameen...


Monday, 16 December 2013

Kembali kepada pencipta-MU



Ku ulangi
ulangi
ulangi
membaca
memikir kata-kata
memikir diri

'Kedatangan bantuan-bantuan (Allah swp kepada seseorang hamba) adalah berdasarkan kepada persediaan (hamba itu dengan membersihkan batin dan melazimi wiridnya). Terbitnya cahaya-cahaya (ilmu dan makrifat dalam hati seseorang hamba) adalah berdasarkan kesucian dan kemurnian hati (hamba itu)'

indah kata-kata ini
aku termenung kembali
memikir keadaan diri
keadaan hati

adakah hatiku sesuci dan semurni itu
untuk sebuah cahaya makrifat menjengokku
malu pada tamuku sang ilmu
malu pada tamuku sang makrifat
andainya rumahku kotor berdebu
apa yang hendak ku jamu
andai tiada persediaan
menyambut tamu

ku baca lagi

'Ketahuilah bahawa Allah Taala telah menaruh cahaya-cahaya perkara ghaib dalam jenis-jenis amalan taat. Sesungguhnya sesiapa yang terluput daripadanya sesuatu jenis amalan taat, dan kekurangan sesuatu jenis muwafaqat, maka terluputlah daripadanya cahaya sekadar itu juga. Oleh itu, janganlah kamu mengabaikan sesuatu amalan taat. Janganlah kamu berpada dengan waridat daripada mengerjakan wirid. Janganlah kamu redha bagi diri sendiri dengan apa yang diredhai oleh orang yang mendakwa bahawa hakikat terpancar dari lidah mereka, sedangkan hati mereka kosong daripada hakikat tersebut'

terasa di awangan
indahnya kalam
teringat asuhan guruku
tangga wiridku makin menurun
tangga zikirku juga

jangan terus merenung kosong
bertindaklah wahai diri
segera kembali kepada pencipta-MU
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...